Pasar TamanPasar Taman

Systemaniax.com – Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murtadho angkat bicara soal kebakaran Pasar Taman Puring Jakarta Selatan. Musibah tersebut melahap ratusan kios dan membuat banyak pedagang kehilangan tempat mencari nafkah.

Ali mengatakan, pihaknya kini sedang melakukan pendataan terhadap seluruh pedagang korban kebakaran. Pendataan ini mencakup jenis dagangan hingga domisili para pedagang yang terdampak. “Kami sedang mengumpulkan data dulu,” ujar Ali saat di temui di Stasiun BNI City, usai menemani Gubernur Jakarta Pramono Anung menyusuri Sungai Ciliwung.

Pendataan dan Koordinasi dengan UMKM

Pemerintah Kota Jakarta Selatan tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku UMKM dan pengelola Pasar Taman Puring. Langkah ini di ambil agar proses penyaluran bantuan nantinya bisa tepat sasaran. Ali mengaku, pihaknya masih menilai bentuk bantuan yang di butuhkan para pedagang. Ia menegaskan bahwa bantuan akan di berikan setelah proses identifikasi selesai di lakukan.

“Belum, kita masih mau mempersiapkannya terlebih dahulu,” katanya singkat.

Baca juga: Sektor Industri Kreatif Jakarta Tumbuh Positif, Serap Banyak Tenaga Kerja

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Menurut laporan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, dugaan awal penyebab kebakaran Pasar Taman Puring berasal dari korsleting listrik di salah satu kios yang sudah tutup.

Sekitar 600 kios terbakar dalam kejadian tersebut. Api mulai terlihat pukul 18.00 WIB dan berhasil di padamkan total pada pukul 01.30 WIB dini hari. Sebanyak 35 unit mobil damkar di kerahkan untuk mengatasi kobaran api.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengonfirmasi bahwa tidak ada alarm kebakaran yang berbunyi saat api mulai menjalar. “Titik api berasal dari salah satu kios yang sudah tutup sekitar pukul lima sore,” ungkapnya.

Tanggapan Gubernur Jakarta

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut kebakaran ini adalah yang ketiga kalinya menimpa Pasar Taman Puring dalam beberapa tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI akan segera memperbaiki fasilitas pasar yang rusak karena pentingnya peran pasar rakyat bagi ekonomi lokal.

“Pasar itu adalah napas ekonomi rakyat. Pemerintah pasti bantu perbaikan segera,” ujarnya.

Pramono juga menyoroti pentingnya sistem proteksi kebakaran di pasar-pasar rakyat dan memastikan keberadaan alat pemadam api ringan (APAR) sesuai peraturan gubernur yang berlaku. Dengan langkah cepat dari Pemprov dan Pemkot, para pedagang korban kebakaran Pasar Taman Puring Jakarta Selatan diharapkan segera mendapat bantuan agar bisa kembali berjualan dan menghidupkan denyut ekonomi di kawasan tersebut.