BanjirBanjir

Systemaniax.com– Banjir Jakarta Selatan kembali jadi sorotan usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat malam (17/10/2025). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa sebanyak dua Rukun Tetangga (RT) di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter.

Menurut keterangan Kapusdatin BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak sore membuat pintu air Pesanggrahan naik ke status waspada atau siaga tiga pada pukul 18.00 WIB. Kondisi ini menjadi pemicu utama munculnya genangan di dua RT tersebut.

Penyebab Banjir dan Respons Cepat BPBD

BPBD DKI Jakarta menjelaskan bahwa banjir Jakarta Selatan kali ini di sebabkan oleh curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat. Debit air yang meningkat pesat membuat saluran air di beberapa titik tak mampu menampung volume air yang masuk.

Namun, tim BPBD bergerak cepat. Mereka mengerahkan personel untuk memonitor genangan, bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan air serta memastikan tali-tali air dan pompa berfungsi normal.

“Semua pompa banjir di wilayah tersebut sudah beroperasi penuh untuk mempercepat surutnya air,” ungkap Yohan.

Baca juga: Kebakaran Pasar Taman Puring Jakarta Selatan, Ali Murtadho Janjikan Pendataan dan Bantuan untuk Pedagang

Warga Dihimbau Tetap Waspada dan Siaga

Meski genangan air di banjir Jakarta Selatan di perkirakan akan segera surut, BPBD tetap mengingatkan warga untuk tidak lengah. Masyarakat di imbau tetap siaga, terutama bagi yang tinggal di kawasan rawan banjir seperti Pesanggrahan, Cilandak, dan sekitarnya.

Jika terjadi keadaan darurat, BPBD mengingatkan warga agar segera menghubungi nomor 112 untuk mendapatkan bantuan. Selain itu, warga di minta menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat agar aliran air tetap lancar.

Penutup

Peristiwa banjir Jakarta Selatan ini kembali jadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di ibu kota. Dengan sinergi antara masyarakat dan pemerintah, diharapkan genangan seperti ini bisa segera teratasi dan tak menimbulkan kerugian lebih besar.