Systemaniax.com – Provinsi DKI Jakarta berpotensi besar meraih Harmoni Award dari Kementerian Agama RI berkat tingkat kerukunan dan harmoni antarumat beragama yang dinilai sangat baik. Penghargaan ini menjadi simbol penting atas komitmen dan kerja nyata seluruh elemen masyarakat dalam menjaga toleransi di ibu kota.
Pondasi Kuat dalam Membangun Kerukunan Antarumat Beragama
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DKI Jakarta, Adib, mengungkapkan bahwa meski Jakarta memiliki masyarakat yang sangat heterogen, kehidupan antarumat beragama tetap terjaga dengan baik. “Mudah-mudahan nanti pada saatnya Gubernur Jakarta mendapatkan Harmoni Award karena betul-betul mampu menjaga harmoni di DKI Jakarta,” ujarnya, Rabu (15/10).
Menurut Adib, suasana kondusif di Jakarta merupakan hasil dari kebijakan dan program pemerintah daerah yang inklusif. Regulasi yang adil dan ruang dialog yang terbuka antarumat beragama menjadi faktor penting yang memperkuat pondasi kerukunan. “Melalui regulasi dan program yang merangkul semua golongan, Jakarta memiliki fondasi kuat untuk membangun harmoni sosial yang berkelanjutan,” jelasnya.
Baca juga: 7 Titik Rawan Banjir Di Jakarta, Hindari Saat Hujan Lebat!
Penilaian dan Peluang Meraih Harmoni Award
Lebih lanjut, Adib menuturkan bahwa program pemberian Harmoni Award saat ini tengah dalam tahap pembahasan oleh Kementerian Agama RI. Proses penilaian melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang akan menilai sejauh mana daerah mampu menjaga kerukunan dan menghargai perbedaan. “Jakarta sebelumnya sudah pernah meraih Harmoni Award pada tahun 2022. Kami berharap tahun ini bisa kembali mendapatkannya karena situasi kerukunan yang tetap terjaga,” tambahnya.
Jakarta Sebagai Teladan Nasional
Adib menegaskan bahwa posisi Jakarta sebagai ibu kota negara menjadikannya barometer bagi daerah lain. “Jakarta adalah kota plural dan majemuk. Jika Jakarta aman dan rukun, maka Indonesia juga akan terasa damainya,” ujarnya menekankan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Adib juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang telah mengukuhkan pengurus FKUB se-DKI Jakarta. Langkah ini dianggap strategis dalam memperkuat peran FKUB menjaga harmoni antarumat beragama. “Pengukuhan FKUB oleh Gubernur menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam membangun kehidupan keagamaan yang damai dan saling menghormati,” tandasnya.
