FasilitasFasilitas

Systemaniax.com – Masyarakat pengguna Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di wilayah Jakarta Utara kini semakin merasakan kenyamanan dan keamanan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara terus melakukan perbaikan, pemeliharaan, dan penambahan fasilitas di setiap JPO. Salah satu langkah nyata yang di apresiasi warga adalah pemasangan CCTV di hampir seluruh jembatan penyeberangan.

Langkah ini di nilai sangat efektif dalam menekan potensi tindakan kriminal, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang kerap menggunakan JPO, terutama pada malam hari.

Warga Apresiasi Kinerja Pemprov DKI

Fajar Rayhan (21), seorang mahasiswa asal Kecamatan Tanjung Priok, mengaku hampir setiap hari menggunakan transportasi umum dan melintasi JPO. Ia kerap melewati JPO di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Mal Artha Gading atau di kenal juga dengan JPO Sunter Kelapa Gading.

“Beberapa bulan lalu saya melihat anak tangga JPO sudah rapuh, bahkan ada yang hilang. Tapi, tidak lama kemudian sudah di perbaiki. Cepat sekali tanggapannya,” ujar Fajar, Rabu (15/10). Fajar juga menambahkan bahwa keberadaan CCTV sangat membantu meningkatkan rasa aman masyarakat. “Sekarang saya tidak khawatir lagi, terutama malam hari. Petugas juga cepat kalau ada kerusakan. Saya apresiasi kinerja Pemprov DKI yang peduli dengan keamanan dan kenyamanan warga,” tegasnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor Di Kawasan Jakarta

JPO Ramah Lansia dan Semakin Estetik

Pendapat serupa datang dari Dede Ansuriah (53), warga Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo. Ia sering menggunakan JPO Beton Yos Sudarso, yang terhubung dengan Halte Transjakarta Wali Kota Jakarta Utara.

“Keberadaan JPO sangat membantu, apalagi buat saya yang sudah tidak muda lagi. Jembatan ini mempermudah akses menuju halte Transjakarta,” tuturnya.

Dede juga memuji tampilan JPO yang kini semakin modern dan estetik. Beberapa bahkan sudah di lengkapi lift untuk memudahkan penyandang disabilitas dan lansia, seperti di kawasan Sunter Agung. “JPO sekarang bersih dan terpelihara. Kalau rusak pun, petugas langsung memperbaiki. Saya kira fasilitas ini sudah sangat memadai,” tambahnya.

Pemerintah Terus Tingkatkan Perawatan JPO

Sementara itu, Plt Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Hananto Krisnawardono, menjelaskan bahwa pihaknya rutin melakukan pemantauan dan perbaikan JPO. Kerusakan umumnya di sebabkan oleh korosi besi akibat iklim pesisir, mengingat Jakarta Utara berdekatan dengan laut. “Korosi biasanya terjadi pada railing besi, plat lantai, tangga, dan gelagar jembatan. Selain itu, ada juga kerusakan akibat vandalisme atau pencurian komponen jembatan,” jelas Hananto.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 35 JPO di Jakarta Utara, sebagian besar telah di lengkapi dengan CCTV. Ia menegaskan setiap laporan kerusakan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Dinas Bina Marga.

Ajakan Menjaga Fasilitas Publik

Hananto juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan dan keamanan fasilitas publik tersebut. “Mari bersama menjaga infrastruktur yang sudah dibangun pemerintah. Tolong jangan meletakkan makanan hewan di anak tangga jembatan karena bisa mengganggu pengguna lain,” tandasnya. Dengan perawatan yang berkelanjutan dan dukungan masyarakat, JPO di Jakarta Utara diharapkan terus menjadi sarana penyeberangan yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua kalangan.