Systemaniax.com – Warga RT 14/04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, berhasil menciptakan inovasi unik dalam mengatasi persoalan sampah plastik. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, mereka mengubah ratusan botol dan galon plastik bekas menjadi tugu ramah lingkungan yang menarik perhatian masyarakat sekitar.
Kreasi ini tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga menjadi langkah nyata warga dalam mengurangi timbunan sampah plastik di wilayah mereka. Inisiatif tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bisa di lakukan secara kreatif dan menyenangkan.
Antusiasme Warga Semper Barat dalam Proyek Ecobrick
Ketua RT 14/04, Budi Utomo, menjelaskan bahwa tugu dengan tulisan “RT 014” yang berdiri megah di Jalan Remaja itu di buat dari botol plastik berisi padatan sampah plastik atau yang di kenal dengan sebutan ecobrick. “Awalnya warga hanya mengumpulkan botol dan galon yang sudah tidak terpakai. Lama-lama terkumpul banyak, hingga akhirnya muncul ide untuk memanfaatkannya menjadi tugu ini,” ujar Budi pada Kamis (16/10).
Proses pembuatan tugu setinggi tiga meter dengan lebar 1,2 meter ini melibatkan puluhan warga yang peduli terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan. Total ada lebih dari 300 botol plastik yang di gunakan untuk membentuk struktur tugu tersebut.
Selain membuat tugu, warga juga tengah menyiapkan kreasi lain seperti replika angsa dan ondel-ondel dari galon bekas, sebagai upaya memperindah lingkungan sekaligus memanfaatkan barang tidak terpakai.
Baca juga: 5 Properti Di Jakarta Dengan Harga Murah, Cocok Buat Investasi Jangka Panjang
Terinspirasi dari Media Sosial dan Didukung Pemerintah
Budi menambahkan, ide pembuatan tugu ramah lingkungan ini terinspirasi dari berbagai konten media sosial yang menampilkan pemanfaatan limbah plastik menjadi karya kreatif. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat lainnya untuk mengolah sampah menjadi barang bernilai guna.
Selain plastik, warga juga mengolah sampah organik menjadi eco enzyme, yakni cairan alami yang dapat digunakan sebagai pupuk tanaman di sekitar lingkungan. “Saya bersyukur warga sangat antusias. Upaya ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Jakarta Utara dalam mengelola sampah dari sumbernya,” ungkap Budi.
Dukungan dan Apresiasi dari Pemerintah Kelurahan
Lurah Semper Barat, Sukarmin, memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kepedulian warga terhadap lingkungan. Ia menilai, keberadaan tugu dari botol bekas ini tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga dan kebersamaan di tengah masyarakat. “Sangat bagus dan kreatif sekali. Bahkan, tugu dari botol bekas ini menjadi spot favorit warga untuk berswafoto,” ujarnya.
Sukarmin juga mengajak warga di wilayah lain untuk meniru semangat serupa. Menurutnya, langkah kecil seperti ini bisa memberi dampak besar bagi kebersihan dan keindahan lingkungan di masa depan. “Mari kita tularkan semangat ini. Jadikan lingkungan kita lebih bersih, asri, dan cantik. Semoga ide dari RT 14/04 ini bisa menjadi contoh bagi RT dan RW lainnya,” tandasnya.
